Warangka Ukir Kayu Cendana Jawa

Gambar Produk 1 Gambar Produk 2 Gambar Produk 3 Gambar Produk 4 Gambar Produk 5
Preeorder
Rp3.500.000
Spesifikasi

Warangka : Gayaman Ngayogyakarta
Bahan : Kayu Cendana Jawa
Motif Ukiran : Hobo Keraton Ngayogyakarta
Deder Ukiran : Kala – Putri Kinurung
Berhias Mendak Perak Asli Jene Yaqut seling Mirah


Keistimewaan Produk

Warangka ini dibuat menggunakan teknik ukir tradisional dari kayu utuh, bukan ukiran tempel sehingga menghasilkan karya yang kokoh, bernilai tinggi, dan memiliki karakter yang menyatu dengan material kayunya.

Seluruh proses dikerjakan oleh mranggi ukir berpengalaman yang memahami pakem pembuatan warangka keris tradisional. Setiap detail ukiran digarap dengan ketelitian tinggi, presisi yang baik, serta tetap mempertahankan tipologi dan ricikan warangka sesuai kaidah perkerisan Jawa.

Finishing dilakukan secara eksklusif untuk menonjolkan keindahan alami Kayu Cendana Jawa, sehingga menghasilkan tampilan yang elegan, hangat, dan berkelas tanpa menghilangkan karakter asli kayunya.

Setiap potong kayu dipilih secara selektif sebelum memasuki proses pengerjaan. Perpaduan Kayu Cendana Jawa—yang sejak lama dikenal sebagai salah satu kayu pakem untuk pembuatan warangka—dengan ukiran Hobo yang dikerjakan secara teliti menghasilkan sebuah karya kriya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memancarkan nilai budaya dan keluhuran tradisi Nusantara.

---

Keunggulan Kayu Cendana Jawa

Kayu Cendana Jawa telah lama menjadi salah satu pilihan utama dalam pembuatan warangka karena memiliki karakter yang khas dan bernilai tinggi.

Keunggulannya antara lain:

* Serat kayu padat dengan pola alami yang unik pada setiap bagian, sehingga tidak ada dua warangka yang benar-benar sama.
* serat yang padat nenghasilkan finishing yang lebih halus.
* Pada beberapa bagian tertentu, pola serat yang tidak beraturan menghasilkan efek kilau "nginden" atau menyerupai hologram alami yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kayu berkualitas.
* Bobotnya relatif ringan sehingga nyaman digunakan maupun dikoleksi.

---

Filosofi Ukiran Hobo Lambang Keraton Ngayogyakarta

Ukiran Hobo merupakan stilisasi dari Lambang Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Kehadirannya bukan sekadar penghias warangka, melainkan simbol penghormatan terhadap warisan budaya Mataram yang menjunjung tinggi keseimbangan antara lahir dan batin, kewibawaan dan kebijaksanaan, serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Dalam tradisi perkerisan, lambang ini mengingatkan bahwa keris bukan hanya pusaka atau karya seni, melainkan bagian dari perjalanan budaya yang dibangun di atas nilai “unggah-ungguh, tata krama, pengendalian diri, serta keluhuran budi”.

Memiliki warangka dengan ukiran Hobo berarti turut mengapresiasi dan menghormati tradisi Keraton Ngayogyakarta yang hingga kini tetap menjaga kelestarian budaya Jawa sebagai sumber adab, kebijaksanaan, dan jati diri bangsa.

ORDER VIA CHAT

Produk : Warangka Ukir Kayu Cendana Jawa

Harga :

https://www.padhangbulan.com/2026/08/warangka-ukir-kayu-cendana-jawa.html

ORDER VIA MARKETPLACE

Diskusi